MAKASSAR (01/04/2026) – Bertempat di Ruang Sidang Utama, Ketua, Wakil Ketua, Para Hakim Tinggi dan Aparatur Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar mengikuti agenda pembinaan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Mengawali suasana yang penuh khidmat, Dirjen Badilmiltun menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri sekaligus mengajak untuk memaknai ibadah puasa yang telah dilaksanakan sebagai sarana pembinaan mental yang nyata di lingkungan Peradilan.
Dalam arahannya, ditekankan bahwa esensi "kembali suci" pasca-Ramadan harus diimplementasikan melalui komitmen kuat terhadap nilai-nilai anti-korupsi. Aparatur diingatkan agar tidak terbiasa menyalahkan orang lain, melainkan lebih fokus mengenali kekurangan diri sendiri sebagai langkah awal perbaikan kinerja. Semangat muhasabah atau introspeksi diri ini diharapkan mampu membangun budaya kerja yang harmonis dan penuh empati, meskipun di tengah perbedaan pendapat yang mungkin muncul dalam dinamika organisasi sehari-hari.
Lebih lanjut, pembinaan ini menggarisbawahi bahwa keadilan bukan sekadar persoalan prosedural, melainkan tanggung jawab moral yang besar. Dengan menjaga ketenangan batin dalam pengambilan keputusan serta terus meningkatkan pengetahuan baik formal maupun informal, setiap insan peradilan diharapkan dapat terhindar dari burnout dan tetap teguh pada kejujuran.
Rangkaian pembinaan ini menjadi pengingat penting bahwa profesionalisme hukum harus berjalan beriringan dengan kebersihan hati. Dengan menjadikan pengabdian sebagai nilai ibadah, diharapkan tujuan akhir untuk mewujudkan pelayanan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel dapat tercapai, yang insya Allah akan membawa keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.
|
|


