![]() |
MAKASSAR (14/07/2026) – Dalam rangka menyelaraskan program kerja sekaligus meningkatkan integritas aparatur peradilan, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar mengikuti kegiatan Pembinaan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kegiatan Pembinaan dibuka dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Bapak Marsda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Jalannya pembinaan diikuti secara tertib dan seksama oleh Ketua, Para Hakim Tinggi, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan dibuka dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Bapak Marsda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. Memasuki Semester II, Dirjen Badilmiltun menginstruksikan seluruh Pimpinan Satuan Kerja untuk mengevaluasi program kerja Semester I, mewaspadai capaian target kinerja, serta menunjukkan performa optimal di sisa tahun berjalan.
Dalam arahannya, Dirjen Badilmiltun menyampaikan Penghargaan atas raihan Runner Up Tim Beregu Putra dan Putri pada Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung RI, kesuksesan HUT Peradilan Militer ke-80, serta kelancaran Peresmian Operasional 2 Pengadilan Militer Tinggi dan 3 Pengadilan Militer baru.
Poin penekanan utama dalam pembinaan ini adalah ajakan untuk memaknai pola hidup sederhana, khususnya bagi para Hakim. Hidup sederhana diartikan sebagai gaya hidup bersahaja yang mengutamakan kebutuhan (needs) di atas keinginan (wants), menjunjung rasa syukur, serta menerapkan perencanaan manajemen keuangan (financial managing plan) yang baik. Selain itu, peserta pembinaan diingatkan untuk mengendalikan diri, menghindari sifat konsumtif, tidak membandingkan diri dengan orang lain, serta mulai mempersiapkan masa pensiun dengan matang demi menjaga ketenangan hidup dan integritas lembaga peradilan.
Sebelum menutup arahannya, Dirjen Badilmiltun menyampaikan pesan agar Aparatur senantiasa bekerja dengan integritas tinggi dan didasari rasa cinta terhadap profesi. Pesan ini sekaligus menjadi bahan refleksi bersama agar dapat mengarahkan pola pikir kedinasan menjadi lebih jernih dan berdedikasi. Rangkaian pembinaan berjalan dengan lancar dan khidmat.
![]() |
![]() |





